Ketua Komisi 1 DPRD. Beri peringatan PU untuk tidak menganak Tirikan masyarakat kecamatan Ambarawa

Pringsewu lampung-Sumutglobalnews.com

Perjuangkan Aspirasi masyarakat di Dapilnya Suryo Cahyono ketua komisi 1 DPRD Kabupaten Pringsewu Datangi kantor dinas PUPR 19-11-23

Persoalan jalan rusak,
Menjadi Aspirasi masyarakat kecamatan Ambarawa & Pardasuka yang di sampaikan pada Suryo Cahyono,SH. Anggota DPRD kabupaten Pringsewu asal Dapil 4 saat melakukan Reses,

Warga di Pekon Wargomulyo yang berbatasan dengan Gunung Sari kabupaten Pesawaran, Pekon Margodadi, Pekon Jatiagung, Pekon Tanjung anom, Pekon Sumberagung, Pekon Ambarawa Timur, dan ada satu Buah jembatan sasak di Duga peninggalan jaman Majapahit dipekon Margodadi tembus pekon Waluyojati minta di buat permanen.

Dan hampir seluruh kepala pekon yang ada di kecamatan Ambarawa Pardasuka saat ditemui menyampaikan uneg-uneg soal jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki pemerintah Kabupaten Pringsewu.

“Jalan rusak menjadi masalah klasik Pringsewu yang hingga sekarang belum tuntas. Masyarakat berharap agar anggota dewan dari dapilnya dapat memperjuangkan perbaikan jalan di kecamatan Ambarawa Pardasuka yang bertahun-tahun Belum juga di perbaiki.

Merasa masyarakat Dapilnya di anak tirikan Suryo Cahyono, politisi PDI-Perjuangan ini Datangi kantor dinas PUPR pada Jumat 17/ 11/23 siang

Ditanyakan tentang kejelasannya terkait dengan aspirasi masyarakat di kecamatan Ambarawa dan Pardasuka pada saat Reses DPRD
seperti di Pekon Tanjung Anom sudah sangat memprihatinkan, Kapan mau direalisasikan berkaitan musrembang sudah kami laksanakan, kecamatan sudah Clear lalu saya sebagai legislatif fungsi Serap aspirasi masyarakat pada saat RESES DPRD, sudah dua tahun tidak terealisasi, inilah yang membuat saya hari ini ingin bertemu dengan Para petinggi PUPR kabupaten Pringsewu. Terangnya

Ditambahkan Suryo Ada beberapa pekerjaan PL yang kwalitas pengerjaanya sangat memprihatinkan baru tiga sampai enam bulan sudah hancur, seperti apa kwalitasnya dan bagaiman ,

Seharusnya Dinas PUPR ini tau jika ada pengurangan mutu pekerjaan dalam pelaksanaan pekerjaan itu. Ini kenapa pada diam semua,

Kebetulan saya ini tidak
Mengerti dunia infrastruktur jalan Jadi pernah saya lihat pekerjaan yang tanpa plang proyek langsung saya tegur “sampaikan sama Pelaksananya kalau mau membangun plang harus dipasang kalau tidak saya akan bubarkan ini” terangnya

dikatakan Suryo pekerjaan yang ada di dapilnya akan diawasi jadi jangan sampai malu-maluin apalagi itu anggaran pemerintah dan itu juga uang rakyat.

Kalau memang PUPR ini tidak ada anggaran untuk memperbaiki jalan didaerah pemilihan (Dapil) 4 yang masyarakanya merasa dianak tirikan. Bikinlah Proposal bendera putih biar saya bawa ke pusat melalui fraksi PDI-Perjuangan.”

Kalau memang kabupaten tidak sanggup ngomong dong jangan sok Cihuilah ucap Suryo Cahyo,

Dan menjelang pemilu ini warga terus menanyakan perbaikan jalan ,saya sudah konfirmasi ke Kabidnya. selalu jawabannya pusing hadech mumet aku tegasnya.

Berkaitan dengan tahun politik menjelang pemilu 2024 banyak warga yang menanyakan Aspirasi nya terkait perbaikan jalan “kapan pak sudah dua tahun lho pak” jadi kayak Kabid ikut pusing “sampaikan pada pimpinanmu saya tunggu jawabannya ucap Suryo Cahyo kepada R salah satu Staff PU. Pungkasnya ( *rizon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *