Kabupaten 50 Kota,Sumutglobalnews.com
Ratusan simpatisan Syafni Sikumbang terdiri dari Ninik Mamak, Bundo Kanduang , Alim Ulama, Codiak Pandai para tokoh Masyarakat dan puluhan wartawan Lima Puluh Kota ikut mengantarkan Syafni Sikumbang dan Budi febriandi mendaftar ke Partai Demokrat.
” Syafni Sikumbang mengucapkan Terima kasih pada seluruh media dan wartawan yang hadir yang antusias meliput dan mempublikasikan beliau dalam rangka mendaftar bakal calon Bupati dan wakil Bupati limapuluh kota perode 2024-2029.
Ucapan terimakasih juga di sampaikan nya untuk para Ninik mamak, Alim ulama, Bundo Kanduang ,tokoh-tokoh dan pemuka masyarakat yang telah meluangkan waktunya turut mengantar beliu ke kantor PAC Partai Demokrat kabupaten Limapuluh Kota.
Ini sebagai bukti kesungguhan nya untuk ikut berkompetisi dalam pilkada Lima Puluh kota November mendatang.
Dan ini bukti kepedulian pengabdian nya terhadap kemajuan limapuluh kota ujarnya.
Usai makan siang di Lalado. Ratusan tokoh masyarakat berbondong-bondong mengiringi Dua tokoh terkemuka Limapuluh kota pilihan Rakyat ini ke Kantor PAC Demokrat di Tanjung Pati . “Kami butuh pemimpin yang kompak dan akrab seperti Safni Sikumbang dan Budi Febriandi. Keakraban yang tulus dan tidak di buat buat. Ini yang menjadi impian masyarakat Limapuluh kota selama ini. Kata Angku Malin dari Rimbo Data, yang juga ikut mengantar pasangan Sa-Budi ke Kantor Demokrat
Keakraban kedua Bakal calon bupati ini, membuat hati masyarakat tersentuh. “Melihat Safni Sikumbang berangkulan dan saling berpelukan dengan Budi Febriandi, tidak terasa air mata saya menetes bahagia. Saya terharu sekali. Sebab kami sudah puluhan tahun merindukan pemimpin yang akur dan Seiya sekata seperti Sa-Budi ini.”Ucap Rina, Salah seorang perwakilan Bundo kanduang dari Simalonggang.
“Seperti apa di rumah adik kandung saya, begitulah perasaan saya saat pertama datang ke rumah Uwan ini. Saya tidak merasa asing. Makanya saya tidak segan menjadi imam. Saat kami sholat magrib berjama’ah dengan Uwan (Safni Sikumbang) dan keluarganya. Serta puluhan tokoh masyarakat lainnya. Itulah saat pertama hubungan kami terjalin. Kami disatukan Allah di Sajadah. Saat saya datang ke rumahnya di Kandis.” Kata Budi Febriandi.
Begitu juga saat saya berkunjung ke rumahnya di Sariak Loweh Akabiluru. Saya dapat merasakan ketulusan hatinya. Makanya saya ikhlas untuk jadi pasangannya. Ketika Uwan meminta saya jadi wakilnya.” Kata Budi Febriandi, yang akrab memanggil Safni Sikumbang dengan sebutan Uwan.
Demikian juga sebaliknya. Perhatian Safni Sikumbang terhadap Budi Febriandi, juga sangat menunjukkan rasa persaudaraan yang tinggi. Suasana penuh kasih sayang dan keakraban ini, terlihat jelas ketika acara makan semeja antara Budi Febriandi dan Safni Sikumbang. Didampingi ratusan tokoh Masyarakat Luak Limopuluah dan beberapa orang perantau yang juga hadir di Lalado tadi siang.
Menyinggung tentang pilihan Rakyat di Pilkada yang akan datang. Sekretaris Partai Bulan Bintang, Febrilais S.Ag mengatakan. “Tampaknya Masyarakat telah jenuh dengan pertikaian dan ketidak sesuaian. Karena masyarakat tidak hanya butuh orang yang cerdas. Tapi masyarakat juga butuh kedamaian dan ketentraman. “kata Febrilais
“Pasangan Sa-Budi Safni Sikumbang dan Budi Febriandi, sangat disukai masyarakat. Sebab keduanya orang santun. Apalagi pasangan Sa-Budi masyarakat langsung yang menentukan pasangannya terlebih dahulu, baru mereka daftarkan ke partai. Bukankah itu merupakan ungkapan ketidak puasannya terhadap pemimpin pemimpin sebelumnya yang selalu bertikai? “kata Febrilais yang juga seorang ulama Limapuluh kota ini menjelaskan.
“Memang begitulah sifat pemimpin yang kita butuhkan. Seiya sekata, Seiring sejalan. Sebab, kedamaian pemimpin adalah ketentraman masyarakat yang dipimpinnya.” ucap Syeikh Mulia di Ketinggian yang juga ikut menghadiri suasana bahagia ini.
(M. Darul)














